Blogger Blogger Blogger
HOME ARTIKEL INFO

CARI DI SINI

Monday, May 23, 2011

Isyarat


Suatu malam di sebuah rumah, seorang anak berusia 4 tahun sedang menyimak sebuah suara. "Ting..ting..ting!Ting..ting..ting!" Pikiran dan matanya menerawang ke isi rumah..tapi tak satupun yang pas jadi jawaban. "Itu suara pedagang bakso keliling nak!" suara sang ibu menangkap kebingungan anaknya. "Kenapa ia melakukan itu bu?" tanya sang anak polos. Sambil tersenyum ibu itu menghampiri. "Itulah isyarat. Tukang bakso cuma ingin bilang, “aku ada di sekitar sini'!" jawab si ibu lembut.Beberapa jam setelah itu, anak tadi lagi-lagi menyimak suara asing. Kali ini berbunyi beda. Persis seperti bunyi klakson. "Teeet..teet..teet!" Ia melongok lewat jendela. Sebuah gerobak tampak didorong seseorang melewati jalan depan rumahnya. Lagi-lagi anak kecil itu bingung. Apa maksud suara itu, padahal tak ada sesuatu pun yang menghalangi jalan. "Anakku, itu tukang sate ayam. Suara klakson itu isyarat bahwa ia ingin mengatakan, “aku ada di dekatmu, hampirilah!" ungkap sang ibu lagi-lagi menangkap kebingungan anaknya. "Kok ibu tahu?" kilah si anak lebih serius. Tangan sang ibu membelai lembut rambut anaknya.
"Nak, bukan cuma ibu yang tahu. Semua orang dewasa pun paham itu. Simak & pahamilah. Kelak, kamu akan tahu isyarat-isyarat itu!"

Di antara kedewasaan melakoni hidup adalah kemampuan menangkap dan memahami isyarat. Mungkin itulah bahasa tingkat tinggi yang dianugerahi Allah buat mkhluk yang dinamai manusia. Begitu efisien, begitu efektif.
Di pantas dunia ini alam kerap menampakkan seribu satu isyarat. Gelombang laut yang tiba-tiba naik ke daratan, angin yang tiba-tiba mampu menerbangkan rumah... hingga bumi yang bergoncang kuat meluluh lantakkan seluruh isinya... Itulah bahasa tingkat tinggi yang cuma bisa dimengerti oleh mereka yang dewasa. Itulah isyarat Tuhan: "Aku selalu di dekatmu, kemana pun kau menjauh!"
Simak dan pahamilah, agar kita tidak seperti anak kecil yang cuma bisa bingung dan gelisah dengan kentingan tukang bakso dan klakson pedagang sate ayam.
Sejauh mana kedewasaan kita dalam menangkap isyarat-isyarat Allah ini...???
Afalaa tatafakkaruun....

1 comment: